Perlakuan Akuntansi yang Tepat atas Pendapatan dan Beban dalam Rangka Menyajikan Laporan Keuangan yang Wajar Sesuai Psak 44 pada Badan Usaha PT X di Surabaya

Tjandra, Dian Utami (2004) Perlakuan Akuntansi yang Tepat atas Pendapatan dan Beban dalam Rangka Menyajikan Laporan Keuangan yang Wajar Sesuai Psak 44 pada Badan Usaha PT X di Surabaya. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/153062

Abstract

PT "X" adalah badan usaha yang bergerak dalam pengembangan real estat dengan menawarkan produknya berupa ruko, rumah-rumah dalam perumahan beserta fasilitas umum di dalamnya. Pengakuan pendapatan yang dilakukan PT "X" kurang tepat, karena pendapatan dari penjualan diakui pada saat pembeli telah melunasi seluruh hutangnya. Ini akan mengakibatkan pendapatan yang diakui menjadi tidak wajar, karena ada sebagian pendapatan yang sudah diakui pada periode tersebut padahal PT "X'' belum melaksanakan kewajibannya dan belum terjadi transfer kepemilikan antara penjual dan pembeli. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip pengakuan pendapatan yang mengatakan bahwa pendapatan diakui jika dapat direalisasi dan dapat dihasilkan, selain itu juga tidak sesuai dengan PSAK 44 yaitu tidak boleh mengakui sebagai pendapatan jika belum ada transfer kepemilikan anatara penjual kepada pembeli. Untuk itu maka penulis menyarankan untuk menggunakan metode akrual penuh dan metode deposit jika syarat-syarat metode akrual penuh tidak terpenuhi, karena setelah dianalisis maka dianggap lebih tepat. Sedangkan pengakuan bebannya, penulis mengusulkan untuk menggunakan prinsip matching yaitu menelusuri beban apa saja yang terjadi untuk menghasilkan pendapatan tersebut, sehingga beban diakui dengan menggunakan metode accrual basis. Hal ini diusulkan karena telah dilakukan analisis terhadap pengakuan beban badan usaha, ternyata tidak konsisten karena sebagian menggunakan accrual basis, dan sebagian lainnya menggunakan cash basis. Selain itu untuk biaya bunga atas pinjaman yang dilakukan oleh PT "X" sebaiknya dilakukan kapitalisasi sesuai PSAK 26 agar persediaan benar-benar menunjukkan nilai yang sebenarnya. Hal tersebut dapat menimbulkan serangkaian masalah dalam badan usaha, yang selanjutnya akan mempengaruhi prestasi dan kinerja badan usaha serta akan menyebabkan pembaca dan pihak lain yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tidak akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan dengan tepat dan akan mengalami kesulitan dalam menganalisis laporan keuangan tersebut. Dimana dampak selanjutnya adalah dapat menyebabkan kesalahan dalam hal pengambilan keputusan baik keputusan yang diambil oleh pihak internal maupun eksternal, karena pemakai laporan keuangan mengambil keputusan berdasarkan laporan keuangan yang disajikan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 07 Mar 2014 09:32
Last Modified: 07 Mar 2014 09:32
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8438

Actions (login required)

View Item View Item