Stabilitas Fisikokimia Sediaan Krim o/w Tabir Matahari Yang Mengandung Kombinasi Rutin 7 Persen Dan Etil Para Metoksisinamat (EPMS) 3,6 Persen Dengan Uji Stabilitas Dipercepat Metode Joel Davis Test

Hartanti, Krissilia Sandri (2004) Stabilitas Fisikokimia Sediaan Krim o/w Tabir Matahari Yang Mengandung Kombinasi Rutin 7 Persen Dan Etil Para Metoksisinamat (EPMS) 3,6 Persen Dengan Uji Stabilitas Dipercepat Metode Joel Davis Test. [Undergraduate thesis]

Full text not available from this repository. (Request a copy)
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/150360

Abstract

Pajanan sinar matahari dengan lama waktu, intensitas, dan frekuensi yang berlebihan akan berdampak buruk bagi kulit manusia. Untuk menghindari dampak buruk tersebut, diperlukan adanya perlindungan tambahan dari luar tubuh disamping adanya perlindungan alamiah yang ada. Produk tabir matahari yang diformulasikan sebagai sediaan kosmetika untuk aplikasi topikal merupakan salah satu perlindungan tambahan yang sering digunakan. Oleh karena itu dibuat sediaan krim o/w tabir matahari yang mengandung kombinasi rutin 7% dan etil para metoksisinamat (EPMS) 3,6%. Kemudian dilakukan uji stabilitas fisikokimia sediaan dengan metode uji stabilitas dipercepat. (accelerated testing) yang menggunakan beberapa parameter uji, meliputi organoleptis (bentuk, bau, dan warna sediaan), pH, berat jenis, viskositas dan sifat alir, pemisahan, dan ukuran partikel sediaan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sediaan krim o/w tersebut tidak stabil secara fisikokimia karena terdapat perbedaan yang bermakna pada sediaan saat pertama kali dibuat (to) dengan sediaan yang telah disimpan selama waktu pengujian selesai(1{;) pada parameter uji pH, viskositas, dan ukuran partikel sediaan. pH, viskositas, dan ukuran partikel sediaan pada to adalah 5,84-6,00, 18500-40110 cps, dan 42,3-56,9 um. Sedangkan pH, viskositas, dan ukuran partikel pada 1{; adalah 5,44-5,57, 43880-70730 cps, dan 34,8-47,9 um. Akan tetapi pada parameter organoleptis, berat jenis, sifat alir, dan pemisahan sediaan tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada sediaan saat pertama kali dibuat (to) dengan sediaan yang telah disimpan selama waktu pengujian (t6) yaitu berbentuk krim, berbau lemah, berwarna kuning terang, sifat alir pseudoplastik, tidak terjadi pemisahan. Sedangkan berat jenis sediaan pada to adalah 0,9502- 1,0403 g/ml yang kemudian menjadi 1,0088-1,1277 g/ml pada t6

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Wahyudi 197013
Date Deposited: 24 Mar 2014 09:25
Last Modified: 24 Mar 2014 09:25
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/8753

Actions (login required)

View Item View Item