Pengukuran Dan Pengendalian Biaya Kualitas Dalam Rangka Menekan Jumlah Produk Yang Cacat Dan Pengaruhnya Pada Profitabilitas PT. X Di Surabaya

Wirawan, Herlina (1994) Pengukuran Dan Pengendalian Biaya Kualitas Dalam Rangka Menekan Jumlah Produk Yang Cacat Dan Pengaruhnya Pada Profitabilitas PT. X Di Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_244_Abstrak.pdf

Download (74Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154481

Abstract

Dalam era globalisasi dewasa ini, sektor ekonomi mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Hal ini mendorong setiap perusahaan untuk bersaing lebih kompetitif lagi. Untuk itu diperlukan strategi dan taktik-taktik bisnis yang jitu yang harus dilaksanakan dengan baik dan penuh pertimbangan. Upaya untuk memenangkan persaingan dalam dunia bisnis memerlukan tiga macam senjata persaingan yang ampuh yaitu kualitas, waktu dan biaya. Kualitas merupakan salah satu senjata persaingan yang cukup ampuh dalam menghadapi persaingan yang semakin tajam saat ini. Hal ini disebabkan karena semakin berkembangnya teknologi informasi sehingga konsumen semakin menjadi kritis dan selektif dalam memilih kualitas barang dan jasa yang dibelinya sesuai dengan kualitas yang diharapkannya. Untuk menerapkan kualitas sebagai senjata persaingan, maka pihak manajemen perusahaan dituntut untuk melakukan perencanaan, pengukuran dan pengendalian biaya kualitas secara benar dan konsisten. Hasil analisis yang dilakukan ternyata menunjukkan bahwa selama ini pengukuran dan pengendalian biaya kualitas perusahaan masih digabung dengan biaya produksi, sehingga pengendalian yang terjadi adalah pengendalian biaya produksi secara keseluruhan. Selain itu upayauntuk mengendalikan biaya kualitas yang dilakukan dengan jalan meningkatkan keterandalan produk dan penghematan biaya kualitas dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan. Dari hasil ini diharapkan perusahaan dapat menerapkan pengukuran dan pengendalian biaya kualitas secara konsisten, sehingga pada akhirnya akan mengarah pada pencapaian standar ideal yaitu tidak lebih dari 2,5% dari penjualan bersih periode berjalan, serta menerapkan konsep zero defect sebagai tujuan jangka panjangnya, sehigga biaya kualitas yang ada nantinya hanya merupakan biaya pencegahan dan penilaian semata

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 23 May 2014 03:43
Last Modified: 23 May 2014 03:43
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/15172

Actions (login required)

View Item View Item