Penerapan Analisis Diferensial Dalam Menunjang Pengambilan Putusan Pemanfaatan Kapasitas Terbatas PT. XX Surabaya

., Hondi (1995) Penerapan Analisis Diferensial Dalam Menunjang Pengambilan Putusan Pemanfaatan Kapasitas Terbatas PT. XX Surabaya. [Undergraduate thesis]

[img]
Preview
PDF
AK_395_Abstrak.pdf

Download (118Kb) | Preview
Official URL: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/154263

Abstract

Lingkungan yang semakin kompetitif dewasa ini, menuntut berbagai badan usaha untuk mengelola manajemen usahanya dengan optimal. Dalam mengelola suatu badan usaha, para manajer secara terus-menerus menghadapi masalah pembuatan putusan. Agar dapat membuat putusan yang efektif, para manajer memerlukan informasi- informasi yang bersifat kuantitatif maupun kualitatif yang digunakan untuk analisis putusan tersebut. Akuntansi sebagai sumber informasi yang dibutuhkan diharapkan dapat menyediakan analisis biaya yang mampu mencerminkan elemen-elemen biaya yang terkait sehingga dapat mengarahkan para pengambil putusan untuk mengendalikan biaya-biaya yang terjadi, khususnya biaya-biaya produksi. Salah satu analisis biaya yang mampu menyajikan informasi yang relevan dan berbeda untuk setiap alternatif putusan adalah analisis biaya diferensial. Analisis biaya diferensial merupakan teknik-teknik pembandingan yang dilakukan oleh manaj emen ter·hadap biaya masa yang akan datang yang diperkirakan berbeda diantara berbagai alternatif tindakan untuk memilih alternatif yang benar-benar menguntungkan sehingga sangat membantu para manajer dalam mengambil putusan yang terbaik. Pada saat ini , badan usaha yang bergerak dalam industri sawmill dan moulding ini mendapat tawaran membeli sawn-timber meranti sebagai bahan baku moulding dengan harga yang lebih mahal daripada memproduksi sendiri namun dengan jaminan tersedianya bahan baku yang memenuhi kualitas dalam jangka panjang. Produksi sawmill yang bahan bakunya adalah kayu gelondongan (log), saat ini di tangani pengerjannya oleh seorang kontraktor borongan . Hasil produksi sawmill ini adalah sawn-timber meranti ekspor, merant i lokal dan bengkirai lokal. Adapun jenis kayu yang diekspor adalah sawn-timber meranti , sedangkan penjualan kayu lokal yang menunjukkan trend yang cenderung meningkat adalah jenis kayu bengkirai. Namun demikian pimpinan badan usaha tertarik mempertimbangkan tawaran pemasok tersebut mengingat jaminan tersedianya sawn-timber meranti ekspor yang memenuhi kualitas dalam jangka panjang dan adanya beberapa peluang untuk memanfaatkan kapasitas sawmill yang terbatas jika tawaran membeli tersebut diterima . Dari hasil analisis biaya diferensial tersebut, alternatif putusan terbaik yang disarankan adalah membeli sawn-timber dari pemasok tetap dan menggunakan kapasitas produksi yang telah dikosongkan untuk memproduksi kayu bengkirai dimana terdapat penghematan biaya dikarenakan pemanfaatan kapasitas sawmill dan adanya jaminan tersedianya sawn-timber yang memenuhi kualitas ekspor dalam jangka panjang sehingga dapat menghindari kemungkinan kemacetan produkei karena kekurangan bahan baku. Sementara itu dalam mengevaluasi pekerjaan kontraktor swawmill, pimpinan badan usaha dihadapkan pada alternatif untuk tetap mempertahankan kontraktor atau mengerjakan produksi sawmill sendiri. Untuk lebih mengintensifkan kualitas hasil produksi sawmill, alternatif putusan terbaik yang disarankan adalah mengerjakan produksi sawmill sendiri, selain itu dalam perhitungan tercermin kemungkinan biaya mendatang yang akan terjadi dalam keadaan terburukpun (seperti biaya training karyawan baru) masih akan memberikan penghematan biaya produksi yang cukup besar. Sedangkan untuk tetap mempertahankan pekerjaan kontraktor menyebabkan kelemahan dalam quality control terhadap hasil produksi borongan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan analisis biaya diferensial didalam pengambilan putusan atas berbagai alternatif produksi dapat membantu pimpinan badan usaha dalam mengelola usahanya yang terkait dengan pengendalian biaya produksi di masa mendatang, sehingga alternatif putusan yang dipilih dapat memberikan penghematan biaya produksi dan pemanfaatan potensi-potensi yang ada dalam badan usaha terhadap peluang-peluang usaha yang dapat memaksimalkan laba sesuai dengan tujuan perusahaan.

Item Type: Undergraduate thesis
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: Lasi 193031
Date Deposited: 08 Aug 2014 09:25
Last Modified: 08 Aug 2014 09:25
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/20158

Actions (login required)

View Item View Item