Pengembangan Model Pengukuran Usability Yang Mempertimbangkan Aspek Kognitif Dan Afektif Dengan Moderasi Dimensi Kultural: Research Framework

Prastawa, Heru and Ciptomulyono, Udisubakti and Singgih, Moses and Hartono, Markus (2014) Pengembangan Model Pengukuran Usability Yang Mempertimbangkan Aspek Kognitif Dan Afektif Dengan Moderasi Dimensi Kultural: Research Framework. Prosiding Seminar Nasional Teknik Industri Badan Kerjasama Penyelenggara Pendidikan Tinggi Teknik Industri (BKSTI) 2014. ISSN 978-602-9081-11-4

[img]
Preview
PDF
Pengembangan Model Pengukuran_Abstrak_2014.pdf

Download (192Kb) | Preview
[img] PDF
Pengembangan Model Pengukuran_2014.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (579Kb) | Request a copy

Abstract

Di pasar produk yang sangat kompetitif, desain produk telah bergeser dari pendekatan berorientasi produksi yang diterapkan di masa lalu, menjadi pendekatan yang berorientasi pemasaran, dan akhirnya ke pendekatan berorientasi kepada pelanggan. Studi tentang kebutuhan, keinginan dan preferensi pengguna menjadi penting,sehingga mengembangkan produk berpusat pada pengguna (user centered) merupakan kebijakan yang penting dari suatu perusahaan, termasuk diantaranya pengukuran usability. Banyak penelitian yang menyelidiki tema-tema fungsi produk dan usability sebagai respon baik pelanggan pendahulu terhadap produk. Aspek kognitif merupakan salah satu pertimbangannya. Namun, bukti empiris menunjukkan bahwa aspek afektif berkorelasi dengan usability suatu produk juga telah disampaikan para peneliti, juga bahwa aspek afektif produk mempengaruhi pangsa pasar produk dan harus diintegrasikan dalam proses penelitian faktor manusia (human factor). Oleh karena itu, merancang produk yang baik, akan membuat produk tersebut menyenangkan dan menarik untuk digunakan. Konsumen tertarik untuk membeli produk karena emosi diaktifkan selama proses pembelian. Produk dan jasa memiliki daya tarik yang besar jika mereka dirancang secara menarik untuk menimbulkan perasaan emosional dari pelanggan. Dimensi kultural menjadi pertimbangan yang penting ketika perluasan dipengaruhi pasar global. Pengaruh dimensi kultural dengan pendekatan Hofstede (1991), dalam lingkup penelitian usability dan kualitas layanan telah dilakukan oleh beberapa peneliti . Studi pendahuluan yang telah dilakukan, menunjukkan pendekatan dimensi kultural dapat diadopsi, untuk mengetahui dimensi sub-culture beberapa suku bangsa/etnik di Indonesia. Paper diajukan dengan tujuan membuka ruang diskusi untuk memperkuat riset framework dalam penulisan disertasi untuk menyelesaikan program doktor.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: kognitif, afektif, kultural, pengukuran usability, research framework
Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
Divisions: Faculty of Engineering > Department of Industrial Engineering
Depositing User: Markus Hartono 61124
Date Deposited: 10 Dec 2014 07:57
Last Modified: 10 Dec 2014 07:58
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/21711

Actions (login required)

View Item View Item