KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI APOTEK UBAYA TERHADAP LAYANAN RESIDENSIAL (HOME CARE) SERTA PENGARUH LAYANAN TERSEBUT PADA PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS

Aditama, Lisa (2011) KARAKTERISTIK DAN KEBUTUHAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI APOTEK UBAYA TERHADAP LAYANAN RESIDENSIAL (HOME CARE) SERTA PENGARUH LAYANAN TERSEBUT PADA PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIABETES MELLITUS. In: Seminar Nasional Home Care : Home Care untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, 30 Juni 2011, Yogyakarta, Universitas Ahmad Dahlan. (Submitted)

[img]
Preview
PDF
Aditama_Karakteristik_Abstract_2011.pdf - Accepted Version

Download (62Kb) | Preview
[img] PDF
Aditama_Karakteristik_2011.pdf - Accepted Version
Restricted to Registered users only

Download (186Kb) | Request a copy
[img]
Preview
PDF
Aditama_Karakteristik_References_2011.pdf

Download (80Kb) | Preview

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang treatable dan penatalaksanaannya membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak (dokter, farmasis, perawat dan penderita/ keluarganya). Farmasis di apotek memiliki kesempatan lebih besar karena penderita diabetes merupakan pelanggan tetap di apotek. Pelayanan kefarmasian dengan acuan Pharmaceutical Care memberikan kesempatan kepada farmasis untuk berperan dalam penatalaksanaan diabetes mellitus sesuai Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Pada kelompok pasien tertentu, akses dengan farmasis di apotek terhambat antara lain karena faktor usia, progresivitas penyakit, regimen terapi yang kompleks dan tidak patuh terhadap pengobatan. Hal ini menjadi tantangan atas tersedianya layanan residensial (home care) sebagai bentuk layanan Pharmaceutical Care dalam penatalaksanaan DM. Penelitian ini dilakukan secara sequential dengan menggunakan metode penelitian kualitatif kemudian dilanjutkan dengan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada setting di komunitas yaitu Apotek Ubaya dengan purposive sampling berdasarkan data Patient Medication Records (PMRs). Partisipan dibagi dalam dua kelompok secara acak, yaitu kelompok treatment yang mendapat intervensi dan kelompok control yang tidak mendapat intervensi. Intervensi yang diberikan adalah layanan residensial (home care). Dalam penatalaksanaan DM, pasien dipengaruhi oleh kemampuannya (mandiri, mandiri tapi bergantung pada orang lain, tidak mandiri), harapannya (mampu mengontrol gula darah dan mencegah komplikasi), ketakutannya (bergantung obat, butuh biaya, dan komplikasi penyakitnya). Penelitian ini memberikan hasil bahwa layanan residensial memberikan peningkatan knowledge yang signifikan pada kelompok treatment dibandingkan terhadap kelompok control dengan p value= 0,003 dan penurunan level HbA1c yang signifikan dengan p value= 0,025. Layanan residensial meningkatkan kemampuan penderita terhadap penatalaksanaan penyakitnya, sehingga berdampak tercapainya kontrol gula darah yang optimal, mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup penderita.

Item Type: Conference or Workshop Item (Paper)
Uncontrolled Keywords: Diabetes melitus (DM), layanan residensial (home care), Pharmaceutical Care, Patient Medication Records (PMRs), penatalaksanaan DM.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: Faculty of Pharmacy > Department of Pharmacy
Depositing User: Eko Setiawan 194014
Date Deposited: 12 Jan 2013 02:34
Last Modified: 16 Jan 2013 03:54
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/2655

Actions (login required)

View Item View Item