Peran Skeptisisme Profesional Auditor Dalam Mengidentifikasi Pencatatan, Pengakuan Dan Pelaporan “Brand Awareness” Sebagai Aset Takberwujud

Anshari, Davina Putri and Hastuti, Maria Eugenia (2026) Peran Skeptisisme Profesional Auditor Dalam Mengidentifikasi Pencatatan, Pengakuan Dan Pelaporan “Brand Awareness” Sebagai Aset Takberwujud. JIRK - Journal of Innovation Research and Knowledge, 05 (08). p. 10099. ISSN 2798-3471

[thumbnail of Peran Skeptisisme Profesional Auditor Dalam Mengidentifikasi Pencatatan, Pengakuan Dan Pelaporan “Brand Awareness” Sebagai Aset Takberwujud.pdf] PDF
Peran Skeptisisme Profesional Auditor Dalam Mengidentifikasi Pencatatan, Pengakuan Dan Pelaporan “Brand Awareness” Sebagai Aset Takberwujud.pdf

Download (280kB)
Official URL / DOI: https://bajangjournal.com/index.php/JIRK/article/v...

Abstract

Perkembangan teknologi seperti big data analytics sudah merubah berbagai aspek dalam berbagai bisnis, termasuk kantor akuntan publik. Big data analytics memberikan manfaat yang beragam bagi sebuah kantor akuntan publik, hal ini disebabkan big data analytics telah digambarkan sebagai alat informasi yang memiliki volume tinggi, berkecepatan tinggi, dan beragam. Selain itu, big data analytics juga menjadi salah satu alat untuk memproses informasi secara cepat yang akan digunakan sebagai landasan pengambilan keputusan dan hemat biaya. Big data sangat besar, meliputi unstructured data yang dihasilkan oleh manusia, transaksi, dan mesin. “KAP IXR” menjadi salah satu kantor akuntan publik yang sudah mengadopsi dan menerapkan teknologi big data analytics. Adopsi dan implementasi yang dilakukan “KAP IXR” tidak hanya membawa manfaat namun juga menghadirkan tantangan etika yang dihadapi oleh auditor dalam melakukan prosedur audit. Melalui metode kualitatif deskriptif , data diperoleh dari wawancara dan observasi, dengan metode observasi adalah participant observer dan di analisis menggunakan pendekatan teori moral Lawrence Kohlberg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkatan moral auditor “KAP IXR” sangatlah beragam. Auditor yang berada pada tahap post-conventional cenderung menunjukkan integritas tinggi dan tanggung jawab profesional dengan mengedepankan keadilan dan transparansi dalam pengambilan keputusan audit berbasis big data analytics. Sebaliknya, bagi auditor yang masih berada pada tahap pre-conventional seringkali termotivasi dikarenakan adanya ketakutan individu terhadap sanksi, Penelitian ini juga menemukan bahwa walaupun “KAP IXR” telah berkomitmen pada pengembangan teknologi dan kode etik profesi, kurangnya pelatihan mengenai pengembangan teknologi, khususnya untuk big data analytics menjadi tantangan utama dalam penguatan moral etis auditor “KAP IXR

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Tantangan Etika, Big Data Analytics, Auditor, Teori Perkembangan Moral, Kode Etik Akuntan Publik.
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Accounting
Depositing User: BAMBANG SEPTIAWAN
Date Deposited: 27 Jan 2026 07:17
Last Modified: 27 Jan 2026 07:17
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50200

Actions (login required)

View Item View Item