Darmawan, Muhammad Ersyad (2026) PENERAPAN SANKSI TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK JO UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA. [Undergraduate thesis]
|
PDF
Abstrak_PI-1775.pdf Download (761kB) |
Abstract
Anak sebagai generasi penerus bangsa memerlukan perlindungan khusus ketika berhadapan dengan hukum, termasuk dalam perkara narkotika. Penelitian ini mengkaji kasus Anak S berusia 17 tahun yang diperintah orang dewasa untuk mengantarkan sabu, dengan fokus pada kesesuaian penjatuhan sanksi penjara berdasarkan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang – undangan, konseptual, dan kasus melalui analisis Putusan Nomor 1/Pid.Sus-Anak/2022/PN Skb. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Anak S terbukti memenuhi unsur Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Narkotika sebagai perantara, namun juga merupakan penyalahguna narkotika yang seharusnya memperoleh rehabilitasi medis dan sosial. Penjatuhan pidana penjara selama 1 tahun 8 bulan dinilai belum sepenuhnya sejalan dengan prinsip kepentingan terbaik bagi anak dan asas ultimum remedium. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penerapan pidana pembinaan di luar lembaga yang disertai rehabilitasi sebagai penanganan yang lebih tepat bagi anak dalam perkara narkotika.
| Item Type: | Undergraduate thesis |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anak berhadapan dengan hukum, tindak pidana narkotika, sanksi penjara, sistem peradilan pidana anak, rehabilitasi anak. |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Faculty of Business and Economic > Department of Economic Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Achmad Basori 200061 |
| Date Deposited: | 25 Jun 2026 05:23 |
| Last Modified: | 25 Jun 2026 05:23 |
| URI: | http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50511 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
