PENGEDARAN SEDIAAN FARMASI YANG TIDAK MEMENUHI STANDAR DAN TANPA IZIN EDAR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN

Siswanto, Kezia Jessica (2026) PENGEDARAN SEDIAAN FARMASI YANG TIDAK MEMENUHI STANDAR DAN TANPA IZIN EDAR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN. [Undergraduate thesis]

[thumbnail of Abstrak_PI-1758.pdf] PDF
Abstrak_PI-1758.pdf

Download (132kB)
Official URL / DOI: http://digilib.ubaya.ac.id/pustaka.php/276691

Abstract

Skripsi berjudul “Pengedaran Sediaan Farmasi yang Tidak Memenuhi Standar Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan” disusun menggunakan metode penelitian yuridis normatif atau penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Skripsi ini menarik rumusan masalah yaitu “Apakah pengedaran sediaan farmasi yang dilakukan oleh RA tanpa memenuhi standar dapat dibenarkan ditinjau dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan?” yang bertujuan untuk menilai kesesuaian penerapan peraturan perundang-undangan dalam proses peradilan pidana terhadap kasus tersebut. Penelitian skripsi ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa kesehatan merupakan hak fundamental setiap individu yang wajib dijamin oleh negara melalui peraturan perundangan, salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kesehatan, selain membawa dampak positif, juga memunculkan berbagai tindak pidana di sektor kefarmasian, khususnya tindak pidana pengedaran sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar. Dalam praktiknya, masih ditemukan ketidaksesuaian penerapan peraturan perundang-undangan khususnya dalam kasus yang dibahas, sehingga diperlukan analisis yang komprehensif. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah aparat penegak hukum perlu memperhatikan penerapan asas lex posteriori derogat legi priori serta memperkuat pengawasan melalui koordinasi dengan lembaga terkait. Penegasan pengawasan pada setiap tahapan pengedaran sediaan farmasi, mulai dari produksi hingga distribusi, menjadi penting guna menjamin mutu dan keamanan bagi masyarakat.

Item Type: Undergraduate thesis
Uncontrolled Keywords: Sediaan farmasi, Tindak pidana, Triheksifenidil HCL
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Faculty of Business and Economic > Department of Economic
Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Achmad Basori 200061
Date Deposited: 25 Jun 2026 05:21
Last Modified: 25 Jun 2026 05:21
URI: http://repository.ubaya.ac.id/id/eprint/50512

Actions (login required)

View Item View Item